5 Bos Mafia Paling Bengis Dan Menjadi Legenda


Kejahatan terorganisasi tidak seperti dulu lagi. Masa keemasan para penjahat yang ditampilkan romantis dalam film-film sudah berlalu. Di Amerika Serikat, ada sejumlah nama pimpinan kejahatan yang identik dengan kekejian dan kebengisan, tapi nyaris selalu lolos kisahnya mejadi Legenda.
Kenyataannya, para penjahat bengis pun bertebaran di luar Amerika Serikat, terutama terkait dengan bisnis narkoba dan perdagangan manusia

1.Pablo Emilio Escobar Gaviria



Escobar adalah seorang gembong narkoba di Kolombia. Kartelnya, pada puncak kariernya, menyediakan diperkirakan 80% dari kokain yang diselundupkan ke Amerika Serikat, dengan pendapatan pribadi US $21,9 miliar setahun. Dia adalah kriminal terkaya dalam sejarah, dengan kekayaan bersih yang diketahui diperkirakan US $30 miliar pada awal 1990-an,membuatnya salah satu orang terkaya di dunia pada masa jayanya.



Escobar lahir di Rionegro, Kolombia mulai terlibat dalam kegiatan kriminal yang menjual rokok selundupan, bersama dengan tiket lotre palsu, dan berpartisipasi dalam pencurian kendaraan bermotor. meningkatnya permintaan untuk kokain dan, pada 1980-an, diperkirakan bahwa 70 sampai 80 ton kokain dikirimkan dari Kolumbia ke AS secara bulanan.Seluruh saingan usahanya tewas di salib pada masanya.

2.Dawood Ibrahim



Tidak main-main, Dawood Ibrahim adalah pimpinan sistem perbankan gelap internasional dan membunuh ratusan orang. Ia juga memiliki kaitan dengan Osama bin Laden. Ia diduga menjadi pimpinan organisasi kriminal yang dikenal sebagai "D-Company", sekaligus menjadi pengendali sistem keuangan hawala yang memungkinkan pengiriman uang tanpa dilacak oleh pemerintah.

Selain itu, Ibrahim juga diyakini menjadi dalang di belakang rangkaian ledakan bom Bombay pada 1993. Saat itu, sejumlah ledakan besar mengguncang Bombay sehingga menewaskan 257 orang dan mencederai 717 orang.



Rangkaian ledakan itu menjadi yang paling menghancurkan dalam sejarah India.India mengklaim bahwa saat ini dia berada di Pakistan  Dia ditunjuk sebagai teroris global pada tahun 2003 dengan uang kepala sebesar US $ 25 juta.  Pada tahun 2011, ia diangkat menjadi nomor tiga pada 10 penjahat dunia yang paling dicari.

3.Al Capone


gangster Amerika yang memimpin era Pelarangan sindikat kejahatan. sebuah Pakaian Chicago, yang kemudian juga dikenal sebagai "Capones," didedikasikan untuk penyelundupan dan pembuat minuman keras minuman keras, dan kegiatan ilegal lainnya seperti Pelacuran, di Chicago dari awal tahun 1920 sampai 1931.

Lahir di bahwa Brooklyn ,Capone menjadi terlibat dengan aktivitas geng di usia muda membuat penyelundupan minuman beralkohol ilegal uang ke kota selama Larangan. Dia juga terlibat dalam berbagai kegiatan kriminal lainnya, termasuk penyuapan tokoh pemerintah dan prostitusi.



Meskipun pekerjaan haramnya, Capone menjadi sangat terlihat tokoh masyarakat. Dia membuat sumbangan untuk berbagai upaya amal menggunakan uang yang ia hasilkan dari kegiatan, dan dipandang oleh banyak orang sebagai "modern-hari Robin Hood". Reputasi publik Capone rusak di bangun dari keterlibatannya seharusnya di 1929 Pembantaian hari Valentine, ketika tujuh anggota geng saingannya dieksekusi.


4. Kenichi Shinoda



dikenal juga sebagai Shinobu Tsukasa adalah seorang yakuza, kumicho (Godfather tertinggi) keenam dan saat ini dari Yamaguchi-gumi, organisasi yakuza terbesar di Jepang.


5.El Chapo Guzman


Joaquin "El Chapo" Guzman adalah penyelundup narkoba paling berhasil, paling berbahaya, sekaligus paling digdaya di muka Bumi. Ia bahkan disebut lebih digdaya dibandingkan Pablo Escobar.

Pimpinan Kartel Sinaloa itu bahkan menjadi "orang paling digdaya" versi Forbes selama 3 tahun berturut-turut dan pernah menduduki peringkat 10 sebagai orang terkaya di Meksiko dengan kekayaan ditaksir sekitar US$ 1 miliar.


Pemerintah federal menyebutnya "pria paling bengis, berbahaya, dan ditakuti di seluruh planet." Guzman memulai keterlibatannya pada 1970-an melalui pengaturan pengapalan sebagai seorang wakil bos. Dikisahkan bahwa pengiriman yang terlambat hanya 1 menit pun menjadi penyebab ia menembak kepala petugas pengiriman.

Ia kemudian merambat naik, lalu kemudian ditangkap pada 1993. Tapi ia membayar sogok sehingga bebas dari penjara dan menjadi salah satu dari segelintir orang yang pernah lolos dari penjara keamanan maksimum.


Ia ditangkap lagi 2 dekade kemudian, sesaat setelah memancung kepala musuh-musuhnya. Pada 2014, El Chapo dipenjara lagi, tapi keluar lagi untuk ke dua kalinya. Kali ini melalui lubang yang digalinya dari ruang mandi.Pada 2016, Guzman akhirnya tertangkap lagi dan diesktradisi ke Amerika Serikat dan menunggu proses pengadilan.

1 comment:

Powered by Blogger.